Ketika Melihat Zona Nyaman

Banyak yang mengira bahwa mereka melihatku dengan tatapan penuh perenungan 

Kupikir, mereka melihat karena banyak sekali gang sempit yang akan menyerang ku dengan penuh kekurangan

Andai jadi diriku, mereka akan terkejut dan berteriak " Aku tau sesuatu, tapi orang lain seakan buta dalam palsunya kegelapan"


Gelap memang, ketika bangun dari kesadaran yang penuh akan tanya

Banyak hal baik namun berakhir dengan ujaran yang mempesona 

Yang sebenarnya menyatakan kebenaran hakiki sesungguhnya 

Terlepas dari bayangan ke dalam kemunafikan yang selalu ada 

Bahwa aku dan kamu tak bisa lepas dari hukum karma 


Banyak yang berasumsi, "hidup cuman sekali, harus nya senang-senang dulu sebelum tua nanti" 

Namun, ketika bangun dengan kondisi tersulit maka akan jatuh terpuruk menjadi-jadi

Penyesalan demi penyesalan seakan hantu dalam sepi 

Hingga pada suatu massa akan berlanjut untuk mengakhiri 


Besi tak seperti kayu jati yang keras 

Bukan seperti batu yang bisa pecah karena tak berparas 

Karena besi diciptakan untuk mengganti bahan baku yang gampang terkuras

Namun besi bisa menjadi berkarat dengan diamnya kondisi fisik yang sudah tak pantas


Dari didepak dari zona aman yang mengekang, disitu aku menemukan sebuah pengorbanan

Pengorbanan dari semua pertanyaan ku terhadap peradaban 

Banyak hal yang harus diketahui, ada ribuan alasan melakukan dan moral kompas yang berbeda jika dibandingkan


Kupikir alasan melakukan ini dan itu karena sudah candu 

Tapi ada beberapa hal orang yang melatarbelakangi dari sebuah perilaku 

Dan hati tak pernah henti meronta yang menyebabkan raga terkekang oleh waktu 


Kupikir dengan manisnya senyuman dan kerasnya tertawa 

Bukan berarti menemukan hal-hal yang bisa membuat senang sentosa 

Namun banyak hal yang harus ditutupi dengan alasan " aku harus kuat, demi seseorang yang harus diperjuangkan tanpa membuat orang sedih melihat ku merana"


Kupikir dengan kencangnya tangis dan kepedihan

Ada banyak hal yang tak kuat untuk dipertahankan 

Bukan berarti menyerah tanpa alasan, ada hal lain yang bukan penderitaan

Dengan tangis, bukannya terlihat lemah dan tak luput dari penyesalan 

Tapi dalam air mata terdapat alasan yang kuat dengan berkata " air mata hanya setetes beban, jika aku kalah hari ini akan mengecewakan kasih dan cinta ku dan menyakiti diriku paling terdalam ke jurang penghianatan"


Ketika melihat zona nyaman itu, aku terus melaju tanpa takdir 

Bahwa dunia yang kutinggali hari ini akan terus berputar hingga akhir 

Ada banyak sisi disetiap persoalan, namun ada banyak hal yang harua diungkap dari tabir 





Komentar

Postingan Populer