Perjalanan Yang Tak Pernah Usai
Tak pernah sadar memang, jika mencari jati diri mungkin bukanlah sekedar pencarian belaka
Bukan hanya menemukan jarum di tumpukan jerami yang banyak orang berkata
Tidak seperti membeli gagdet canggih yang berharga puluhan bahkan ratusan juta
Lalu, apa yang sebaiknya dilakukan untuk menjalani abtraknya dunia tua nanti ?
Memang banyak yang salah arah
Memang banyak yang menentukan tujuan yang pasrah
Setidaknya bisa menentukan apa yang mereka putuskan dan dipertanggung jawabkan tanpa resah
Bukan seperti benalu yang terus menggrogoti
Dan tak seperti jaring yang selalu ditarik ulur tanpa kepastian yang pasti
Lalu, tak juga seperti air sungai yang tak jelas siapa yang teraliri
Sempat bertanya, apa semua sia-sia?
Masalah terus menerus terbawa, semua manusia hakikatnya akan membawa masalah dalam hidupnya
Hidup tenang tanpa solusi, tapi sebatas hanya ilusi
Tak lekang oleh jamannya sebuah revolusi
Genderang perang menyayat dihati
Hingga tak sampai pada liarnya imajinasi
Kemudia jebol dengan hantaman dengan orang-orang dibekali oleh iri dan dengki
Lalu, apa pantas dipertahankan? Dengan kerasnya sebuah pemikiran
Bukan tak mungkin akan jadi apa dunia tua di masa depan
Kepasrahan menjadi contoh nyata dari akar dari dosa yang paling menyeramkan
Menjadi sia-sia dengan hanya menukik tanpa rasa api yang menggebu
Hingga cerita masa lalu yang terus menyelimuti dan mengrogoti yang sebenarnya halu
Tak habis pikir bahwa tak berguna juga untuk diluruskan dengan lurusnya sebuah tongkat kayu
Perjalanan abstrak yanbg diperngaruhi oleh godaan yang mengelabuhi setiap waktu
Hawa nafsu dan keyakinan akan terus menerus menjadi jamu
Namun pantas dipahami bahwa dunia hanya sebuah kenyataan yang semu

Komentar
Posting Komentar