Dibalik Merah Putih, Akankah Kelabu?


17 agustus, menjadi hal yang paling bersejarah bagi sebuah bangsa

Bangsa yang dengan berbagai macam suku, budaya, dan agama

Dan bangsa yang adiluhung dan tingginya peradabannya

 

Tak terbesit dalam pikiranku

Mereka memuji ibu pertiwiku

Hingga ribuan bangsa lain datang untuk mengunjungimu

 

Pesona negri ini tak lepas dari gebyar era keeamasan

Ketika Patih itu menyatukan ribuan pulau-pulau terdepan

Dengan satu sumpah, menjadi negri yang besar di masa depan

 

Namun impian itu pun lenyap ketika keserakahan merajalela

Pelan tapi pasti, mata biru pun menguasai dengan tekatnya

Hingga pemikiran rakyat pun terbuai olehnya

 

Ketika yang dianggap saudara tuamu datang

Mereka dipuja seakan menjadi pengendali pedang

Tapi, diasat buruk pun tertangkap basah hanya diperas untuk jadi alat medan perang

 

Dimana datang hari jumat

Yang katanya orang jesuit jawa adalah hari keramat

Dan para delegasi jenius itu memberi mandat

Lalu jadilah negri yang berdaulat

 

Sudah hampir 1 abad berlangsung

Tapi visi dan cita-cita terealisasi dengan canggung

Yang katanya investasi tapi ada batu di balik udang

Yang katanya memperjuangkan hak sipil tapi janji tak bisa dikendalikan

 

 

Pejabat hari ini terbuai dengan mewahnya kehidupan

Rakyat meronta-ronta mencari keberuntungan

Orang miskin tambah merana dan orang kaya hura-hura diatas penderitaan

Sesepuh yang menghianati bangsa dengan ideologi yang menyesatkan

Hingga ada wacana untuk pembubaran

 

 

Anak muda seharusnya belajar untuk terus mengasah

Bukan dijelali dengan harapan yang bikin resah

Namun paham demokrasi bukan berarti untuk kepentingan sendiri

Ataupun untuk bagi-bagi

Tapi untuk kepentingan rakyat yang selalu di hati

 

Tatap masa depan dengan intregeitas dan kejujuran

Lakukan passion mu dengan senyuman

Bangsa mu butuh dari kamu yang berhati pahlawan

Bukan pamrih yang selalu ditonjolkan

 

17 agustus, warisan dari pahlawan

Anak muda seharusnya bisa menjadi contoh yang teladan

Gagdet bukan seperti materialistis Tuhan

Apalagi idealis yang sesuai dengan zaman

 

Yang peduli dengan negri yang bisa kelabu

Hayati sekitarmu bukannya jadi buzzer melulu

Berdiri di kaki, hati dan pemikiranmu

Bukannya jadi fans fanatik yang diperdaya oleh hal abu-abu

 

Selamat Ulang Tahun ke 75 tahun

“The Peace of Heaven”

Komentar

Postingan Populer