Menjadi Berbeda, Mengapa?

Dua Dunia

Kadang hanya sebuah kata yang seakan tak bermakna
Tapi bagi pujangga, semua ada tujuan dibaliknya

Pasrah, membuat mereka terdiam
Namun, bikin masalah jadi runyam

Bukan sekedar ilusi
Tapi harus diingkari
Menjadi manusia masa kini
Yang terhubung dengan ilmu sains dan teknologi

Bukannya mudah
Tapi seperti dimakan mentah-mentah
Seakan mengrogoti sampai berdarah

Sisi dunia yang seakan dihiasai dengan kebanggaan
Sisi dunia yang seakan bertekuk lutut dengan rasa kekevewaan

Bukannya tak bersyukur
Hanya saja gelisah yang tak pernah akur
Justru konflik dan amarah yang semakin ajur

Kadang kita lupa 1 hal
Yang terpenting untuk normal

Dengan segala liku-liku dan intrik yang membisu
Seakan manusia dibutakan dengan sempurna yang palsu
Mereka ditipu
Lalu mengolok tanpa rasa malu
Sehingga dia yang berhalu
Akan menyelamatkan kehidupan aib yang bikin malu

Kebebasan menjadi nilai uang yang seakan berharga
Bukannya mendukung, tapi butuh yang namanya terbuka
Hanya saja mereka takut akan mitos dan aturan yang bikin merana
Genderang stress dan depresi semakin bergejolak tanpa arah

Dua dunia
Terpenting bukan berarti seperti katak
Tapi berusaha kuat dibalik hati yang tak kunjung tatak

Bukan masalah tongkat atau gunung
Tapi bagaimana menjadi buatan Tuhan agung
Bukan masalah kekerasan atau kelembutan
Tapi bagaimana menjadi manusia yang berdedikasi untuk kebenaran 

Komentar

Postingan Populer